Jempol Sakti Demi Piti

Semakin masifnya pemberitaan media daring membuat semakin bingung bagi saya. Logika saya semakin diasah, dan semakin menggila. Bagaimana tidak, saya harus makin jeli membaca judul yang membuat penasaran dan isi yang tidak sejalan dengan judul.

Jempol Sakti

Semua dimulai dengan perkembangan media sosial dan sosial media. Tempat membangun jejaring yang luas tanpa batas ruang dan waktu dalam wadah daring. Semua bisa mengungkap rasa dan karsa tanpa batas.

Entah media sosial yang mana yang memulai, tanda atau simbol pun digunakan sebagai ungkapan terhadap apa yang dibagikan oleh orang lain. Berawal dari beragam ekspresi wajah, hingga kode lain termasuk jempol.

Dan, simbol dan tanda ini pun menyebar dengan cepatnya dan masuk dalam semua platform sosial daring. Continue reading “Jempol Sakti Demi Piti”

Melazimkan Bayu

Pilihan kata adalah cerminan pribadi. Konon begitu katanya.

Kali ini coba menuliskan pendapat mengenai penggunaan kembali kata-kata yang tidak biasa atau tidak lazim. Sebagai contoh penggunaan kata “bayu”.

Lazim

Yang dimaksud dengan lazim adalah penggunaan yang sudah dibiasakan atau bukan merupakan bentuk yang dibuat-buat. Dalam kalimat, pilihan kata yang lazim sebagai penyusun dapat menghindarkan pendengar/pembaca dari perasaan janggal terhadap kata yang diucapkan/dituliskan oleh pembicara/penulis.

Anda tak ingin didengar sebagai orang yang “janggal”, ‘kan? Continue reading “Melazimkan Bayu”

Pembantu, Pendidikan dan Gengsi

Beberapa hari yang lalu saat disela bekerja rekan saya sempat bercerita tentang betapa susahnya dia mencari seorang pembantu alias PRT alias pramuwisma alias ART (asisten rumah tangga). Sampai dengan saat ini dia belum mendapatkan satu pun yang mau.

Saya sendiri pernah hendak mencari namun saya urungkan setelah mendengar dan melihat kesulitan dan fenomena yang terjadi serta beberapa pertimbangan lainnya.

Dari pembicaraan itu saya mencoba berpikir sedikit lebih gila tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ada beberapa masalah yang terjadi di sini : Continue reading “Pembantu, Pendidikan dan Gengsi”