Pandemi, Hari Raya dan Budaya Baru

Sudah setahun lebih dari tulisan saya terakhir, buah pikir logika gila saya tidak tertuang satu pun lewat tulisan, pun dalam beberapa bulan dirumahkan. Mungkin memang belum waktunya berbuah, kurang asupan nutrisi perangsang buah alias kurang piknik.

Kurang piknik dan utamanya terkena dampak pandemi membuat beban psikologis yang tidak mampu dihindari. Meskipun tidak sampai terkena dampak pemutusan hubungan kerja, namun secara alam bawah sadar ketakutan dan kebimbangan mengenai masa depan tetap menghantui.

Bencana Internasional: Pandemi Covid-19

Dari definisi, pandemi adalah penyakit yang menyebar secara global meliputi area geografis yang luas, melewati batas negara bahkan benua. Tidak ada sangkut paut mengenai tingkat keparahan penyakit dalam penyebarannya, namun lebih terpaut pada wilayah penyebaran.

Continue reading “Pandemi, Hari Raya dan Budaya Baru”

Jempol Sakti Demi Piti

Semakin masifnya pemberitaan media daring membuat semakin bingung bagi saya. Logika saya semakin diasah, dan semakin menggila. Bagaimana tidak, saya harus makin jeli membaca judul yang membuat penasaran dan isi yang tidak sejalan dengan judul.

Jempol Sakti

Semua dimulai dengan perkembangan media sosial dan sosial media. Tempat membangun jejaring yang luas tanpa batas ruang dan waktu dalam wadah daring. Semua bisa mengungkap rasa dan karsa tanpa batas.

Entah media sosial yang mana yang memulai, tanda atau simbol pun digunakan sebagai ungkapan terhadap apa yang dibagikan oleh orang lain. Berawal dari beragam ekspresi wajah, hingga kode lain termasuk jempol.

Dan, simbol dan tanda ini pun menyebar dengan cepatnya dan masuk dalam semua platform sosial daring. Continue reading “Jempol Sakti Demi Piti”

Politik Media Sosial

Bulan ini adalah awal dari sesi berikutnya dari babak politik negeri ini. Daftar bakal calon legislatif sudah dirilis oleh KPU, bakal calon pasangan presiden-wakil presiden sudah mendaftar dan melakukan cek kesehatan. Pastinya media sosial akan mulai lagi menghangat dengan adanya peristiwa ini.

Politik Itu Kotor

Pernyataan ini seringkali terlontar. Baik di dunia nyata maupun dunia maya. Dalam bersosialisasi di masyarakat maupun media sosial.

Mengapa sampai terlontar pernyataan ini? Mengapa harus saya mulai dengan ini? Continue reading “Politik Media Sosial”